Home » » Why must avoid the "Angry" (Kenapa harus menghindari "Marah")

Why must avoid the "Angry" (Kenapa harus menghindari "Marah")

Written By Kim Regina on Jumat, 30 November 2012 | 01.43


Beberapa tahun yang lalu, kalau tidak salah tahun 2000, saya berkunjung ke kota Pontianak, teman saya mengajak saya memancing kepiting. Bagaimana cara memancing kepiting ? Kami menggunakan sebatang bambu dan mangkaitkan tali ke batang bambu itu. Diujung lain tali, kami mengikat sebuah batu kecil, lalu kami mengayun bambu agar batu diujung tali terayun menuju kepiting yang kami incar. Kami menggangu kepiting itu dengan batu, menyentak dan menyentak agar kepiting marah, kalau itu berhasil maka kepiting itu akan mengigit tali atau batu itu dengan geram. Capitnya akan mencengkeram batu atau tali dengan kuat, sehingga kami leluasa mengangkat bambu dengan ujung tali berisi seekor kepiting gemuk yang sedang marah.

Kami tinggal mangayun bambu secara perlahan agar ujung talinya menuju sebuah wajan besar yang sudah kami isi dengan air mendidih, yang telah kami persiapkan sebelumnya. Kami celupkan kepiting yang sedang murka dan sangat marah itu kedalam wajan tersebut. Seketika itu juga, kepiting melepaskan gigitan dan tubuhnya menjadi merah. Tidak lama kemudian, kami bisa menikmati kepiting rebus yang sangat lezat. Kepiting itu menjadi korban santapan kami karena kemarahannya, dan kegeramannya atas gangguan yang kami lakukan melalui sebatang bambu, seutas tali, dan sebuah batu kecil.

Banyak teori yang mengungkapkan, "Marah" adalah perilaku yang membuat kita lelah, karena ketika marah kita menggunakan 44 otot muka, dan tersenyum menggunakan 17 otot muka, sehingga, dapat diartikan dengan kegiatan "Marah" akan membuat kita mudah lelah dengan membuang-buang energi dan semakin lelah dengan asupan pikiran yang negatif akan keadaan, kondisi dan ahirnya membuat kita menjadi stress.... dan teori itu mengajak kita untuk terus tersenyum. Hal ini sangat tepat dan perlu dijadikan acuan bagaimana mengubah pola hidup kita dengan terus tersenyum. Namun apakah ini satu-satunya alasan : "Kenapa harus menghindari marah ??"

Para pembaca yang terus memiliki Spirit yang positif, dari cerita memancing kepiting yang ada diatas, kita dapat menarik sebuah makna dan pesan yang sangat mendalam, kenapa kita harus menghindari yang namanya "Marah"

Kita sering sekali melihat banyak orang jatuh dalam kesulitan, menghadapi masalah, kehilangan peluang, kehilangan jabatan, kehilangan kepercayaan sosial, bahkan kehilangan segalanya karena "Marah". Jadi, kalau Anda menghadapi gangguan, baik itu batu kecil maupun batu besar, hadapilah dengan bijak, redam kemarahan sebisa mungkin, lakukan penundaan dengan melakukan berpikir jernih sejenak saja antara 2-3 detik, tarik nafas panjang dan dalaaaam......dengan menghilangkan murka dan amarah anda, maka banyak hal dan energi positif yang akan masuk dalam pikiran anda dan pastinya banyak waktu dan energi yang bisa termanfaatkan dengan baik, maka akan semakin meningkatkan kualitas hidup kita menjadi semakin berhasil dan sukses....

Ahirnya, dengan murka dan amarah yang tertunda dan mereda, maka anda akan terlepas dari Wajan Panas yang dapat menghancurkan masa depan anda...
Inilah inti dari : Kenapa harus menghindari "Marah"
Share this article :

+ komentar + 2 komentar

2 Desember 2016 06.16

KISAH SUKSES
Assalamu alaikum wr wb,,senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman2 melalui room ini, sebelumnya dulu saya adalah seorang Pengusaha Butik yg Sukses, kini saya gulung tikar akibat di tipu teman sendiri, ditengah tagihan utang yg menumpuk, Suami pun meninggalkan saya, dan ditengah himpitan ekonomi seperti ini, saya coba buka internet untuk cari lowongan kerja dan secara tdk sengaja sy liat situs pesugihan AKI SYEH MAULANA Di Website/situnya Saya pun langsug hubungi beliau dan Semua petunjuk AKI saya ikuti dan hanya 3 hari, Alhamdulilah benar benar terbukti dan, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kata kata beliau yang selalu sy ingat setiap manusia bisa menjadi kaya, hanya saja terkadang mereka tidak tahu atau salah jalan. Banyak orang menganggap bahwa miskin dan kaya merupakan bagian dari takdir Tuhan. Takdir macam apa? Tuhan tidak akan memberikan takdir yang buruk terhadap kita, semua cobaan yang Tuhan berikan merupakan pembuktian seberapa kuat Anda bertahan di dalamnya. Tuhan tidak akan merubah nasib Anda jika Anda tidak berusaha untuk merubahnya. Dan satu hal yang perlu Anda ingat, “Jika Anda terlahir miskin itu bukan salah siapapun, namun jika Anda mati miskin itu merupakan salah Anda, saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui Ritual Penarikan Dana Hibah AKI ZYEH MAULANA saya Bisa sukses. Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, AKI ZYEH MAULANA Banyak Dikenal Oleh Kalangan Pengusaha Dan Artis Ternama Karna Beliau adalah guru spiritual terkenal di indonesia, jika anda ingin seperti saya silahkan Lihat No Tlp Aki Di website/internet ~>KLIK DISINI<~ Wassalam

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Creating Website | Kisah Motivasi Hidup | Kisah Motivasi Hidup
Copyright © 2011. Kisah Motivasi Hidup - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kisah Motivasi Hidup
Proudly powered by Blogger