Home » » KEBENCIAN DIBALAS DENGAN KEBENCIAN

KEBENCIAN DIBALAS DENGAN KEBENCIAN

Written By Kim Regina on Sabtu, 24 November 2012 | 01.00


Seorang anak laki-laki mencurahkan perasaannya kepada ayahnya tentang kebenciannya kepada seorang temannya.

“Maafkan aja dia, hilangkan kebencianmu….!” Sang ayah menasehatinya.

“Nggak bisa dong Yah…Setelah apa yang dia lakukan padaku, keenakan dia kalau aku berhenti membencinya!!” Sang anak menyanggah nasihat ayahnya.

“Ok, sekarang tidurlah…Besok pagi ada yang harus kita kerjakan…!”

Pagi hari ayah sudah menyiapkan sekarung kerikil yang digantung di pintu pagar belakang.

“Coba kamu bayangkan karung ini sebagai perwujudan temanmu. Kemudian pusatkan kebencianmu pada kepalan tanganmu. Tinjulah sekeras dan sebanyak mungkin karung ini…!”

Sang anak menuruti perintah ayahnya. Hanya tiga kali pukulan dia merasa tangannya sakit.

“Sakit Yah….” Sambil mengusap dan meniup kepalan tangannya yang mulai memar dan lecet.

“Apakah teman yang kaubenci di sana merasakan sakit seperti yang kauderita saat ini?”

“Tentu tidak dong Yah….”

“Begitulah yang terjadi pada hatimu anakku…Kebencianmu hanya menyakiti hatimu sendiri. Teman yang kaubenci tidak akan menderita melebihi deritamu. Bahkan bilapun kau memukulnya, derita yang dia rasakan tidak akan melebihi derita hatimu. Mungkin dia luka oleh pukulanmu, namun luka luarnya akan cepat sembuh, sedangkan kebencianmu tidak akan berkurang bahkan semakin besar menguasai hatimu. Kebencian itu bagaikan kau minum racun tapi mengharapkan orang lain yang mati….. Itulah juga yang terjadi saat ada seseorang membencimu. Kebenciannya tidak akan membuatmu menderita melebihi penderitaannya. Kasihani orang-orang yang membencimu…”

“Berarti kita tidak boleh punya rasa benci Yah…?”

Sang ayah tersenyum, membelai lembut kepala anaknya

“Bencilah kejahatannya, bukan orangnya, sehingga kau tidak akan mungkin melakukan kejahatan itu…”

RENUNGAN:
KEBENCIAN bagaikan MINUM RACUN dan mengharapkan ORANG LAIN yang MATI.
BENCILAH KEJAHATAN sehingga kita TIDAK akan mungkin MELAKUKANNYA.
KEBENCIAN TIDAK AKAN BERAKHIR DIBALAS DENGAN KEBENCIAN, KEBENCIAN AKAN SIRNA BILA KITA MEMBERIKAN CINTA KASIH.
Share this article :

+ komentar + 2 komentar

2 Desember 2016 06.32

KISAH SUKSES
Assalamu alaikum wr wb,,senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman2 melalui room ini, sebelumnya dulu saya adalah seorang Pengusaha Butik yg Sukses, kini saya gulung tikar akibat di tipu teman sendiri, ditengah tagihan utang yg menumpuk, Suami pun meninggalkan saya, dan ditengah himpitan ekonomi seperti ini, saya coba buka internet untuk cari lowongan kerja dan secara tdk sengaja sy liat situs pesugihan AKI SYEH MAULANA Di Website/situnya Saya pun langsug hubungi beliau dan Semua petunjuk AKI saya ikuti dan hanya 3 hari, Alhamdulilah benar benar terbukti dan, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kata kata beliau yang selalu sy ingat setiap manusia bisa menjadi kaya, hanya saja terkadang mereka tidak tahu atau salah jalan. Banyak orang menganggap bahwa miskin dan kaya merupakan bagian dari takdir Tuhan. Takdir macam apa? Tuhan tidak akan memberikan takdir yang buruk terhadap kita, semua cobaan yang Tuhan berikan merupakan pembuktian seberapa kuat Anda bertahan di dalamnya. Tuhan tidak akan merubah nasib Anda jika Anda tidak berusaha untuk merubahnya. Dan satu hal yang perlu Anda ingat, “Jika Anda terlahir miskin itu bukan salah siapapun, namun jika Anda mati miskin itu merupakan salah Anda, saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui Ritual Penarikan Dana Hibah AKI ZYEH MAULANA saya Bisa sukses. Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, AKI ZYEH MAULANA Banyak Dikenal Oleh Kalangan Pengusaha Dan Artis Ternama Karna Beliau adalah guru spiritual terkenal di indonesia, jika anda ingin seperti saya silahkan Lihat No Tlp Aki Di website/internet ~>KLIK DISINI<~ Wassalam

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Creating Website | Kisah Motivasi Hidup | Kisah Motivasi Hidup
Copyright © 2011. Kisah Motivasi Hidup - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kisah Motivasi Hidup
Proudly powered by Blogger