Home » » Kisah Minum Teh Ketika Tak Ada Jalan Keluar

Kisah Minum Teh Ketika Tak Ada Jalan Keluar

Written By Kim Regina on Rabu, 12 Desember 2012 | 21.05


Saat itu dia sedang berpatroli di tengah hutan belantara Myanmar; masih muda, jauh dari rumah dan sangat ketakutan. Prajurit pengintai dari kestuannyatelah kembali dan melaporkan berita yang mengerikan kepada kapten. Patrol kci mereka telah terjegal oleh sekelompok besar tentara Jepang. Pasukan mereka kalah banyak dan terkepung rapat. Prajurit muda Inggris itu telah mempersiapkan diri untuk mati.

Dia berharap sang kapten memerintah orang-orangnya untuk bertempur supaya mereka dapat keluar dari kepungan musuh; itu adalah hal yang jantan untuk dilakukan. Mudaah-mudahan seseorang akan melakukannya. Jika tidak, yah, mereka akan mengajak mati beberapa musuh; itulah yang dilakukan oleh para prajurit.

Tetapi yang jadi kapten bukan prajurit itu. Sang kapten memerintahkan orang-orangnya untuk tetap diam, duduk dan membuat secangkir the. Ini tentara kerajaan Inggris, Bung!
Si prajurit berpikir bahwa kepala pasukannya sudah pasti sinting. Bagaimana seseorang bisa memikirkan secangkir teh saat terkepung musuh, tanpa jalan keluar dan terancam mati? Dalam ketentaraan, khususnya saat perang, setiap perintah harus dipatuhi. Jadi mereka semua membuat secangkir teh, yang mereka piker akan menjadi secangkir teh masing-masing. Sebelum mereka menghabiskan tehnya, prajurit pengintai kembali lagi dan berbisik kepada kapten. Sang kapten lalu meminta perhatian semua perajuritnya. “Musuh telah pergi!”dia mengumumkan. “Sekarang ada jalan keluar. Kemas semua barang dan perlengkapan kalian dengan cepat, dan jangan berisik—ayo pergi!!!.

Mereka semua pergi dengan selamat, maka dari itu si prajurit bisa bercerita. Dia memberi tahu bahwa dia berhutang budi pada kebijaksanaan kaptennya, bukan hanya ketika perang Myanmar, tetapi sepanjang hidupnya semenjak itu. Beberapa kali dalam hidupnya dia merasa terkepung oleh musuh yang jumlahnya luar biasa, tanpa jalan keluar dan hampir mati. Apa yang dia maksudkan “musuh” adalah penyakit parah, kesulitan yang luar biasa dan tragedy di tengah-tengah keadaan yang seolah tidak ada jalan keluar. Tanpa pengalaman yang dialaminya di Myanmar, dia pasti mencoba bertempur terus melawan masalahnya, dan tidak diragukan lagi, itu malah akan membuat masalahnya semakin buruk. Tetapi sebaliknya, saat kematian atau masalah maut mengepungnya dari segala penjuru, dengan tenang dia duduk dan membuat secangkir teh.

Dunia ini selalu berubah, kehidupan adalah aliran pelabuhan yang terus-menerus. Dia meminum tehnya, menghemat kekuatannya, dan menantikan saatnya, yang pasti datang, saat dia dapat melakukan sesuatu dengan efektif, misalnya melarikan diri.
Bagi mereka yang tak suka teh, ingat-ingat saja pepatah berikut ini,

“Ketika tak ada yang perlu dilakukan, ya jangan ngapa-ngapain!!!” mungkin kedengarannya aneh, tapi hal itu juga bisa menyelamatkan hidup anda. (Ajahn Brahm)

RENUNGAN:
Selalu saja ada sesuatu yang dapat kita perbuat dengan bahan-bahan dalam diri kita, bahkan jika sesuatu itu cuma duduk–duduk saja, menikmati cangkir terakhir teh kita.
Share this article :

+ komentar + 2 komentar

1 Desember 2016 20.21

KISAH SUKSES
Assalamu alaikum wr wb,,senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman2 melalui room ini, sebelumnya dulu saya adalah seorang Pengusaha Butik yg Sukses, kini saya gulung tikar akibat di tipu teman sendiri, ditengah tagihan utang yg menumpuk, Suami pun meninggalkan saya, dan ditengah himpitan ekonomi seperti ini, saya coba buka internet untuk cari lowongan kerja dan secara tdk sengaja sy liat situs pesugihan AKI SYEH MAULANA Di Website/situnya Saya pun langsug hubungi beliau dan Semua petunjuk AKI saya ikuti dan hanya 3 hari, Alhamdulilah benar benar terbukti dan, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kata kata beliau yang selalu sy ingat setiap manusia bisa menjadi kaya, hanya saja terkadang mereka tidak tahu atau salah jalan. Banyak orang menganggap bahwa miskin dan kaya merupakan bagian dari takdir Tuhan. Takdir macam apa? Tuhan tidak akan memberikan takdir yang buruk terhadap kita, semua cobaan yang Tuhan berikan merupakan pembuktian seberapa kuat Anda bertahan di dalamnya. Tuhan tidak akan merubah nasib Anda jika Anda tidak berusaha untuk merubahnya. Dan satu hal yang perlu Anda ingat, “Jika Anda terlahir miskin itu bukan salah siapapun, namun jika Anda mati miskin itu merupakan salah Anda, saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui Ritual Penarikan Dana Hibah AKI ZYEH MAULANA saya Bisa sukses. Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, AKI ZYEH MAULANA Banyak Dikenal Oleh Kalangan Pengusaha Dan Artis Ternama Karna Beliau adalah guru spiritual terkenal di indonesia, jika anda ingin seperti saya silahkan Lihat No Tlp Aki Di website/internet ~>KLIK DISINI<~ Wassalam

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Creating Website | Kisah Motivasi Hidup | Kisah Motivasi Hidup
Copyright © 2011. Kisah Motivasi Hidup - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kisah Motivasi Hidup
Proudly powered by Blogger