Latest Post
23.52
Paradox Kehidupan
Written By Regina Kim on Jumat, 20 Juli 2012 | 23.52
Paradox adalah sebuah ketidak-sinambungan, sesuatu yang tidak melanjutkan dan bahkan sering bertentangan dengan logika umum, tetapi sangat benar. [Mario Teguh]
Semakin Anda merasa aman, semakin Anda berani mengambil resiko.
Padahal, semakin aman keadaan seseorang, semakin dia tidak perlu meresikokan diri.
Tetapi, mereka yang paling memerlukan keberanian untuk mengambil resiko,
justru yang paling dikerdilkan oleh rasa takut.
Anda harus memberi banyak, untuk berhak mengharapkan menerima banyak.
Mereka yang kikir, tidak akan pernah mengerti paradox ini.
Tetapi, kita mengerti bahwa nilai diri kita dibangun oleh nilai kontribusi kita kepada orang lain.
Kasih sayang tidak mengenal dirinya, sampai saat-saat terakhir perpisahan.
Bagi yang menyadari keniscayaan akan datangnya perpisahan;
sebuah kebersamaan adalah berkah yang harus disyukuri.
Orang-orang besar tidak pernah merasa besar.
Orang-orang kecil tidak pernah merasa kecil.
Itu sebabnya, kita sering melihat orang kecil yang sombong.
Tetapi, keadaan ini bisa berbalik sifat, mengharukan dan menyedihkan,
bila yang miskin bersyukur, dan yang kaya mengeluh.
Orang-orang besar membesarkan Anda. Orang-orang kecil, mengecilkan Anda.
Jangan ijinkan orang lain merendahkan Anda.
Orang kecil perlu menghibur diri dengan berusaha mengecilkan Anda
Sumber: Mario Teguh
Semakin Anda merasa aman, semakin Anda berani mengambil resiko.
Padahal, semakin aman keadaan seseorang, semakin dia tidak perlu meresikokan diri.
Tetapi, mereka yang paling memerlukan keberanian untuk mengambil resiko,
justru yang paling dikerdilkan oleh rasa takut.
Anda harus memberi banyak, untuk berhak mengharapkan menerima banyak.
Mereka yang kikir, tidak akan pernah mengerti paradox ini.
Tetapi, kita mengerti bahwa nilai diri kita dibangun oleh nilai kontribusi kita kepada orang lain.
Kasih sayang tidak mengenal dirinya, sampai saat-saat terakhir perpisahan.
Bagi yang menyadari keniscayaan akan datangnya perpisahan;
sebuah kebersamaan adalah berkah yang harus disyukuri.
Orang-orang besar tidak pernah merasa besar.
Orang-orang kecil tidak pernah merasa kecil.
Itu sebabnya, kita sering melihat orang kecil yang sombong.
Tetapi, keadaan ini bisa berbalik sifat, mengharukan dan menyedihkan,
bila yang miskin bersyukur, dan yang kaya mengeluh.
Orang-orang besar membesarkan Anda. Orang-orang kecil, mengecilkan Anda.
Jangan ijinkan orang lain merendahkan Anda.
Orang kecil perlu menghibur diri dengan berusaha mengecilkan Anda
Sumber: Mario Teguh
Label:
motivasi diri
02.44
Manfaat Waktu...
Written By Regina Kim on Kamis, 19 Juli 2012 | 02.44
Mari kita renungkan...
Ambillah waktu untuk berpikir, itu adalah sumber kekuatan.
Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi.
Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan.
Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan.
Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan.
Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan.
Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati.
Ambillah waktu untuk memberi, itu adalah membuat hidup terasa berarti.
Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan.
Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju surga.
Ambillah waktu untuk berpikir, itu adalah sumber kekuatan.
Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi.
Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan.
Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan.
Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan.
Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan.
Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati.
Ambillah waktu untuk memberi, itu adalah membuat hidup terasa berarti.
Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan.
Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju surga.
Label:
motivasi diri
02.30
"Bagaimana kita menikmati hidup itu seperti duduk di depan perapian. Terlalu jauh dingin, terlalu dekat panas."
Dalam perjalananan menuju Sydney bulan Oktober tahun lalu, saya berkenalan dengan seorang nenek, berusia sekitar 65 tahun. Ia terbang sendirian dan bermaksud menengok salah satu anak dan cucunya yang tinggal menetap di Sydney. Kami sempat ngobrol banyak hal, termasuk kehidupan anak-anaknya di luar negeri, yang menurutnya kehidupannya sangat teratur.
"Tapi saya nggak betah hidup di Sydney!" katanya.
"Lho, kok?" saya berusaha menyelidik alasannya.
"Berat Dik, naik turun apartemen, jalan kaki, kalau mau pergi jauhan dikit naik kereta, biar murah. Tapi repot kalau harus bawa barang - barang belanjaan."
Bagaimana Menikmati Hidup..
"Bagaimana kita menikmati hidup itu seperti duduk di depan perapian. Terlalu jauh dingin, terlalu dekat panas."Dalam perjalananan menuju Sydney bulan Oktober tahun lalu, saya berkenalan dengan seorang nenek, berusia sekitar 65 tahun. Ia terbang sendirian dan bermaksud menengok salah satu anak dan cucunya yang tinggal menetap di Sydney. Kami sempat ngobrol banyak hal, termasuk kehidupan anak-anaknya di luar negeri, yang menurutnya kehidupannya sangat teratur.
"Tapi saya nggak betah hidup di Sydney!" katanya.
"Lho, kok?" saya berusaha menyelidik alasannya.
"Berat Dik, naik turun apartemen, jalan kaki, kalau mau pergi jauhan dikit naik kereta, biar murah. Tapi repot kalau harus bawa barang - barang belanjaan."
04.50
Jelajah Hidup - Sosok legendaris di ranah teknologi, Steve Jobs, telah meninggal dunia di usianya yang ke-56. Akan tetapi, jejak kesuksesannya tidak akan pernah dilupakan.
Kesuksesan yang ia raih bersama Apple ini tidak luput dari cara Jobs memandang kehidupan serta bisnis yang ia jalani. Ia pun sering berbagi kalimat penuh inspirasi. Berikut beberapa di antaranya:
"Sangat sulit membuat desain sebuah produk. Kerap kali orang-orang tidak mengetahui apa yang mereka inginkan, sampai kita menunjukkannya pada mereka". (BussinessWeek, 1998).
"Ini adalah salah satu mantra saya - fokus dan kesederhanaan. Kamu harus berkerja lebih keras untuk menjernihkan pikiran dan menghasilkan kesederhanaan. Pada akhirnya hal ini akan setimpal. Saat kamu tiba di sana, kamu bisa memindahkan gunung". (BusinessWeek, 1998).
"Menjadi orang terkaya di pemakaman tidak berarti bagi saya...Pergi ke tempat tidur dan mengatakan bahwa kami telah melakukan sesuatu yang luar biasa...Itulah yang berarti bagi saya". (The Wall Street Journal, 1993).
"Saya akan selalu terhubung dengan Apple. Mungkin ada saat-saat atau tahun-tahun di mana saya tidak di sini, namun saya akan selalu kembali". (Playboy, 1985).
"Kami tidak pernah khawatir terhadap angka-angka. Apple selalu mencoba berfokus pada produk karena sebuah produk benar-benar akan membuat perbedaan". (Playboy, 1985).
"Kamu harus memiliki keyakinan terhadap sesuatu - keinginan, takdir, hidup, karma, apapun itu". (Stanford commencement speech, 2005).
"Pekerjaanmu akan menjadi bagian penting dari kehidupanmu. Satu-satunya cara untuk mencapai kepuasan adalah dengan percaya bahwa apa yang kamu kerjakan adalah pekerjaan yang hebat. Cintai apa yang kamu kerjakan. Jika kamu belum menemukannya, tetaplah cari. Jangan berhenti". (Stanford commencement speech, 2005).
"Tidak ada seorang pun yang ingin mati. Meski mereka yang ingin pergi ke surga, tidak ingin mati. Namun kematian adalah tujuan kita bersama, tidak ada yang bisa lolos darinya. Kematian adalah penemuan terbaik dalam kehidupan. Ia membersihkan yang lama dan membuat jalan untuk yang baru. Sekarang yang baru adalah kamu, namun suatu saat nanti kamu akan menjadi tua dan 'dibersihkan'. Maaf terlalu dramatik, namun ini benar". (Stanford commencement speech, 2005).
"Panutan saya untuk bisnis adalah The Beatles. Mereka saling mengimbangi satu sama lain. Beginilah cara saya memandang suatu bisnis, bisnis yang hebat bukan dilakukan oleh satu orang, melainkan oleh tim". (Interview with 60 Minutes, 2003).
"Jika kamu melakukan sesuatu yang bagus, maka selanjutnya kamu harus melakukan hal lain yang luar biasa. Jangan tinggal terlalu lama, pikirkan apa yang harus kamu buat selanjutnya". (NBC Nightly News, May 2006).
10 Kalimat Inspiratif Sang Jenius
Written By Regina Kim on Rabu, 18 Juli 2012 | 04.50
Jelajah Hidup - Sosok legendaris di ranah teknologi, Steve Jobs, telah meninggal dunia di usianya yang ke-56. Akan tetapi, jejak kesuksesannya tidak akan pernah dilupakan.
Kesuksesan yang ia raih bersama Apple ini tidak luput dari cara Jobs memandang kehidupan serta bisnis yang ia jalani. Ia pun sering berbagi kalimat penuh inspirasi. Berikut beberapa di antaranya:
"Sangat sulit membuat desain sebuah produk. Kerap kali orang-orang tidak mengetahui apa yang mereka inginkan, sampai kita menunjukkannya pada mereka". (BussinessWeek, 1998).
"Ini adalah salah satu mantra saya - fokus dan kesederhanaan. Kamu harus berkerja lebih keras untuk menjernihkan pikiran dan menghasilkan kesederhanaan. Pada akhirnya hal ini akan setimpal. Saat kamu tiba di sana, kamu bisa memindahkan gunung". (BusinessWeek, 1998).
"Menjadi orang terkaya di pemakaman tidak berarti bagi saya...Pergi ke tempat tidur dan mengatakan bahwa kami telah melakukan sesuatu yang luar biasa...Itulah yang berarti bagi saya". (The Wall Street Journal, 1993).
"Saya akan selalu terhubung dengan Apple. Mungkin ada saat-saat atau tahun-tahun di mana saya tidak di sini, namun saya akan selalu kembali". (Playboy, 1985).
"Kami tidak pernah khawatir terhadap angka-angka. Apple selalu mencoba berfokus pada produk karena sebuah produk benar-benar akan membuat perbedaan". (Playboy, 1985).
"Kamu harus memiliki keyakinan terhadap sesuatu - keinginan, takdir, hidup, karma, apapun itu". (Stanford commencement speech, 2005).
"Pekerjaanmu akan menjadi bagian penting dari kehidupanmu. Satu-satunya cara untuk mencapai kepuasan adalah dengan percaya bahwa apa yang kamu kerjakan adalah pekerjaan yang hebat. Cintai apa yang kamu kerjakan. Jika kamu belum menemukannya, tetaplah cari. Jangan berhenti". (Stanford commencement speech, 2005).
"Tidak ada seorang pun yang ingin mati. Meski mereka yang ingin pergi ke surga, tidak ingin mati. Namun kematian adalah tujuan kita bersama, tidak ada yang bisa lolos darinya. Kematian adalah penemuan terbaik dalam kehidupan. Ia membersihkan yang lama dan membuat jalan untuk yang baru. Sekarang yang baru adalah kamu, namun suatu saat nanti kamu akan menjadi tua dan 'dibersihkan'. Maaf terlalu dramatik, namun ini benar". (Stanford commencement speech, 2005).
"Panutan saya untuk bisnis adalah The Beatles. Mereka saling mengimbangi satu sama lain. Beginilah cara saya memandang suatu bisnis, bisnis yang hebat bukan dilakukan oleh satu orang, melainkan oleh tim". (Interview with 60 Minutes, 2003).
"Jika kamu melakukan sesuatu yang bagus, maka selanjutnya kamu harus melakukan hal lain yang luar biasa. Jangan tinggal terlalu lama, pikirkan apa yang harus kamu buat selanjutnya". (NBC Nightly News, May 2006).
Label:
motivasi diri
04.20
Pelajaran Hidup tentang katak kecil
Pada suatu hari ada segerombolan katak-katak kecil yang menggelar lomba lari...
Tujuannya adalah mencapai puncak menara yang sangat tinggi.
Penonton berkumpul bersama mengelilingi menara untuk menyaksikan perlombaan
dan memberi semangat kepada peserta...
Perlombaan dimulai...
Secara jujur:
Tak satupun penonton benar2 percaya bahwa katak2 kecil akan bisa mencapai puncak menara.
Terdengar suara:
"Oh, jalannya terlalu sulitttt!!
Mereka TIDAK AKAN PERNAH sampai ke puncak."
atau:
"Tidak ada kesempatan untuk berhasil...Menaranya terlalu tinggi...!!
Tujuannya adalah mencapai puncak menara yang sangat tinggi.
Penonton berkumpul bersama mengelilingi menara untuk menyaksikan perlombaan
dan memberi semangat kepada peserta...
Perlombaan dimulai...
Secara jujur:
Tak satupun penonton benar2 percaya bahwa katak2 kecil akan bisa mencapai puncak menara.
Terdengar suara:
"Oh, jalannya terlalu sulitttt!!
Mereka TIDAK AKAN PERNAH sampai ke puncak."
atau:
"Tidak ada kesempatan untuk berhasil...Menaranya terlalu tinggi...!!
Label:
Fabel
04.17
Do'a Yang Indah
Aku meminta kepada Tuhan untuk menyingkirkan
penderitaanku.
Tuhan menjawab, Tidak.
Itu bukan untuk Kusingkirkan, tetapi agar kau
mengalahkannya.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menyempurnakan
kecacatanku.
Tuhan menjawab, Tidak.
Jiwa adalah sempurna, badan hanyalah sementara.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menghadiahkanku
kesabaran.
Tuhan menjawab, Tidak.
Kesabaran adalah hasil dari kesulitan; itu tidak
dihadiahkan,itu dipelajari.
Aku meminta kepada Tuhan untuk memberiku
kebahagiaan.
Tuhan menjawab, Tidak.
Aku memberimu berkat, kebahagiaan adalah
tergantung padamu.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menjauhkan
penderitaan.
Tuhan menjawab, Tidak.
Penderitaan menjauhkanmu dari perhatian dunia
dan membawamu mendekat padaKu.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menumbuhkan
rohku.
Tuhan menjawab, Tidak.
Kau harus menumbuhkannya sendiri, tetapi Aku akan
memangkas untuk membuatmu berbuah.
Aku meminta kepada Tuhan segala hal sehingga aku
dapat menikmati hidup.
Tuhan menjawab, Tidak.
Aku akan memberimu hidup, sehingga kau dapat
menikmati segala hal.
Aku meminta kepada Tuhan membantuku mengasihi
orang lain, seperti Ia mengasihiku.
Tuhan menjawab Ahhh, akhirnya kau mengerti.
penderitaanku.
Tuhan menjawab, Tidak.
Itu bukan untuk Kusingkirkan, tetapi agar kau
mengalahkannya.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menyempurnakan
kecacatanku.
Tuhan menjawab, Tidak.
Jiwa adalah sempurna, badan hanyalah sementara.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menghadiahkanku
kesabaran.
Tuhan menjawab, Tidak.
Kesabaran adalah hasil dari kesulitan; itu tidak
dihadiahkan,itu dipelajari.
Aku meminta kepada Tuhan untuk memberiku
kebahagiaan.
Tuhan menjawab, Tidak.
Aku memberimu berkat, kebahagiaan adalah
tergantung padamu.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menjauhkan
penderitaan.
Tuhan menjawab, Tidak.
Penderitaan menjauhkanmu dari perhatian dunia
dan membawamu mendekat padaKu.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menumbuhkan
rohku.
Tuhan menjawab, Tidak.
Kau harus menumbuhkannya sendiri, tetapi Aku akan
memangkas untuk membuatmu berbuah.
Aku meminta kepada Tuhan segala hal sehingga aku
dapat menikmati hidup.
Tuhan menjawab, Tidak.
Aku akan memberimu hidup, sehingga kau dapat
menikmati segala hal.
Aku meminta kepada Tuhan membantuku mengasihi
orang lain, seperti Ia mengasihiku.
Tuhan menjawab Ahhh, akhirnya kau mengerti.
Label:
Kisah-kisah spiritual
Diberdayakan oleh Blogger.




