Latest Post
02.51
1 Kata = one word
Written By Regina Kim on Minggu, 04 September 2011 | 02.51
1 kata yg diucapkan sembrono, dpt menyebabkan luka pd org lain...
1 kata yg keras & kasar dpt membuat kuntum kebencian...
1 kata yg dilontarkan tanpa kontrol diri dpt membuat bingung org lain...
1 kata yg gk sopan & gk ramah dpt membuat cinta menjadi hambar, bahkan menjadi benci..
1 kata yg membela diri & gk pernah mau disalahkan, itu merupakan sifat pengecut & gk bijaksana...
1 kata yg diucapkan salah akan membuat org terluka...
~NAMUN~
1 kata MAAF yg TULUS bisa melahirkan Cinta Kasih yg mendalam bagi org yg mendengarnya...
1 kata LEMBUT & TULUS dpt membuat kedamaian bagi org lain...
1 kata PUJIAN dpt memberi semangat bagi yg mendengarnya...
~SO~
1 KATA itu bisa menjadi KUTUKAN (bagi diri kita sendiri, jg bagi org lain). Dan bisa menjadi BERKAH (bagi diri kita sendiri & jg bagi org lain)
Selamat berkata" penuh CINTA hari ini
1 kata yg keras & kasar dpt membuat kuntum kebencian...
1 kata yg dilontarkan tanpa kontrol diri dpt membuat bingung org lain...
1 kata yg gk sopan & gk ramah dpt membuat cinta menjadi hambar, bahkan menjadi benci..
1 kata yg membela diri & gk pernah mau disalahkan, itu merupakan sifat pengecut & gk bijaksana...
1 kata yg diucapkan salah akan membuat org terluka...
~NAMUN~
1 kata MAAF yg TULUS bisa melahirkan Cinta Kasih yg mendalam bagi org yg mendengarnya...
1 kata LEMBUT & TULUS dpt membuat kedamaian bagi org lain...
1 kata PUJIAN dpt memberi semangat bagi yg mendengarnya...
~SO~
1 KATA itu bisa menjadi KUTUKAN (bagi diri kita sendiri, jg bagi org lain). Dan bisa menjadi BERKAH (bagi diri kita sendiri & jg bagi org lain)
Selamat berkata" penuh CINTA hari ini
Label:
~1 Kata = one word~
05.25
Menjaga Hati Dengan baik
Written By Regina Kim on Jumat, 02 September 2011 | 05.25
Ada orang bertanya pada seorang Master Zen: “Hati saya penuh dengan kerisauan, bagaimana cara menghilangkannya?” Master Zen menjawab: “Jagalah hatimu dengan baik.” Perkataan ini terdengar sangat mudah, namun sulit untuk diterapkan dalam kehidupan nyata, apalagi menjaganya setiap saat.
Ketika kegelapan menutupi batin, kesalahan tanpa disengaja malah dibiarkan berlanjut terus.
Banyak orang yang berkata: Hati saya sangat baik, juga tahu untuk bertutur kata lemah lembut, namun begitu naik pitam, langsung semuanya lupa! Selain bertutur kata kasar dan tajam, jika pikiran tidak dijaga dengan baik, setiap sikap dan prilaku selalu dapat merusak citra diri; bila batin dan tindakan tidak patut, bagaimana dapat bertingkah laku sebagai manusia?
Terutama ketika kerisauan datang, jelas-jelas diri sendiri yang melakukan kesalahan, namun tidak mau mengakuinya, malah dengan sikap galak menyalahkan orang lain seakan diri sendiri paling benar, ini adalah tindakan menambah kerisauan di atas kerisauan; awalnya melakukan kesalahan tanpa disengaja, selanjutnya dengan sengaja membiarkan kesalahan berlanjut terus, malah berusaha membela diri kalau diri sendiri tidak bersalah, benar-benar menambah kesalahan di atas kesalahan.
Sekeluarga adalah “orang yang mengaku salah”
Beberapa tahun lalu ada seorang ibu datang mengadu kepada saya: “Saya sangat iri melihat rumah tangga orang lain yang harmonis, tidak seperti rumah tangga saya yang setiap hari gaduh, suami dan anak begitu pulang mulai ribut-ribut, saya jadi tidak tahan dan ikut bersuara keras, membuat kondisi rumah tidak pernah damai, bagaimana mungkin dapat menikmati kebahagiaan keluarga?”
Saya bertanya: “Apakah anda dalam setiap hal tidak pernah mau mengalah?” Dia menjawab: “Mengapa harus mengalah, saya kan tidak salah.” Saya katakan: “Apakah temperamen suamimu kurang baik?” Dia berkata: “Temperamennya bukannya tidak baik, hanya saja setelah sibuk bekerja seharian, sepulangnya kerumah dan mendengar suara saya dan anak-anak, dia terus emosi.” Saya katakan: “Lalu, bukankah anak-anakmu juga tidak salah?” Dia menjawab: “Benar! Anak-anak merasa beban belajar sangat berat, begitu pulang ke rumah dan melihat ayah ibu sedang ribut-ribut, jadinya ikut gampang naik darah.”
Saya katakan: “Karena di keluargamu tidak ada satu pun yang salah dan setiap orang berdebat dengan kebenaran masing-masing, makanya bisa ribut-ribut.” Setelah mendengar perkataan ini sepertinya dia sedikit sadar.
Setelah beberapa waktu, dia menyampaikan pada orang: “Sekarang di rumah saya, setiap orang mengaku sendiri ‘telah melakukan kesalahan’, makanya setiap hari suasananya harmonis dan bahagia.” Semua orang merasa heran mendengarnya dan menanyakan sebabnya, ternyata dia berkomunikasi dengan suami dan menyatakan penyesalannya: “Dulu saya kurang berpikir panjang, selalu ingin berebut benar salah, saya tidak berpikir kalau kamu sewaktu kerja telah memiliki beban pikiran dan harus menahan banyak hal yang tidak sesuai keinginan, sepulang ke rumah masih harus menghadapi diriku yang membuatmu marah, maka sulit dihindari kalau kamu juga ikut bersuara keras. Mulai sekarang kita seharusnya berkomunikasi dengan baik, agar anak-anak bisa belajar dengan tenang.”
Suaminya sangat terkejut mendengarnya, sebab istrinya tidak pernah mengaku salah, kenapa tiba-tiba berubah, lalu bertanya: “Apa yang terjadi pada dirimu?” Dia menjawab: “Setelah di Hualien mendengar perkataan Master, saya merasa dari awal diriku yang bersalah --- sebagai ibu rumah tangga sudah seharusnya lemah lembut dan perhatian, tolong bantu saya untuk menjadi seorang wanita yang lemah lembut.”
Suaminya sangat terharu dan berkata: “Di luar memang saya merasa sangat banyak dipersalahkan, namun kamu juga sudah bersusah payah, membereskan rumah sehingga demikian bersih dan menyenangkan, saya seharusnya berterima kasih padamu; hanya saja begitu melihat air mukamu, saya langsung menelan kembali kata-kata terima
kasih yang sudah ada di mulut, jadinya selalu sengaja mencari kesalahanmu. Sebetulnya, saya juga bersalah!”
Suami istri saling menyatakan bersalah, sejak itu begitu suami pulang kerja, istri akan menyambut dengan muka penuh senyuman, suami juga berbicara dengan suara halus dan lembut, mereka tidak pernah lagi merusak suasana harmonis di rumah. Anak-anak merasakan suasana rumah berubah menjadi damai dan harmonis, telinga mendengar suara suka cita dan mata melihat air muka yang damai, dengan sendirinya timbul rasa hormat kepada ayah ibu dan prestasi sekolah juga meningkat banyak.
Ibu ini berkata: “Sekarang kami sekeluarga adalah orang yang mau mengakui kesalahan, walau siapa pun yang sedikit lengah, akan terdengar perkataan ‘Mohon maaf karena berlaku kurang sopan’ Dengan demikian apakah masih akan ribut-ribut?”
Sebutir kelereng tidak akan memantul di atas selimut
Sebutir kelereng jika dilentingkan ke atas selimut, dia tidak akan memantul, namun jika bertemu dengan lantai papan yang keras, dia akan memantul semakin tinggi. Hubungan antar sesama manusia juga demikian, jika memiliki hati yang lemah lembut, biar menghadapi apa pun, tidak akan timbul perselisihan, kalau tiada perselisihan dalam keluarga, batin tentu damai tanpa kerisauan.
Ribut-ribut dengan suara keras adalah sikap yang menunjukkan tidak adanya perasaan malu, tidak mampu menjaga kondisi hati dengan baik, hanya tahu melihat kesalahan orang tanpa mau mengakui kesalahan diri sendiri, selalu ingin mencari benar salah, dengan semakin ribut membuat kerisauan juga semakin bertambah, batin yang kacau akan membuat kondisi semakin kacau dan menciptakan karma buruk; jika ingin menjadi orang yang benar-benar baik, kita harus menjaga kondisi batin dengan sebaik mungkin.
Ketika kegelapan menutupi batin, kesalahan tanpa disengaja malah dibiarkan berlanjut terus.
Banyak orang yang berkata: Hati saya sangat baik, juga tahu untuk bertutur kata lemah lembut, namun begitu naik pitam, langsung semuanya lupa! Selain bertutur kata kasar dan tajam, jika pikiran tidak dijaga dengan baik, setiap sikap dan prilaku selalu dapat merusak citra diri; bila batin dan tindakan tidak patut, bagaimana dapat bertingkah laku sebagai manusia?
Terutama ketika kerisauan datang, jelas-jelas diri sendiri yang melakukan kesalahan, namun tidak mau mengakuinya, malah dengan sikap galak menyalahkan orang lain seakan diri sendiri paling benar, ini adalah tindakan menambah kerisauan di atas kerisauan; awalnya melakukan kesalahan tanpa disengaja, selanjutnya dengan sengaja membiarkan kesalahan berlanjut terus, malah berusaha membela diri kalau diri sendiri tidak bersalah, benar-benar menambah kesalahan di atas kesalahan.
Sekeluarga adalah “orang yang mengaku salah”
Beberapa tahun lalu ada seorang ibu datang mengadu kepada saya: “Saya sangat iri melihat rumah tangga orang lain yang harmonis, tidak seperti rumah tangga saya yang setiap hari gaduh, suami dan anak begitu pulang mulai ribut-ribut, saya jadi tidak tahan dan ikut bersuara keras, membuat kondisi rumah tidak pernah damai, bagaimana mungkin dapat menikmati kebahagiaan keluarga?”
Saya bertanya: “Apakah anda dalam setiap hal tidak pernah mau mengalah?” Dia menjawab: “Mengapa harus mengalah, saya kan tidak salah.” Saya katakan: “Apakah temperamen suamimu kurang baik?” Dia berkata: “Temperamennya bukannya tidak baik, hanya saja setelah sibuk bekerja seharian, sepulangnya kerumah dan mendengar suara saya dan anak-anak, dia terus emosi.” Saya katakan: “Lalu, bukankah anak-anakmu juga tidak salah?” Dia menjawab: “Benar! Anak-anak merasa beban belajar sangat berat, begitu pulang ke rumah dan melihat ayah ibu sedang ribut-ribut, jadinya ikut gampang naik darah.”
Saya katakan: “Karena di keluargamu tidak ada satu pun yang salah dan setiap orang berdebat dengan kebenaran masing-masing, makanya bisa ribut-ribut.” Setelah mendengar perkataan ini sepertinya dia sedikit sadar.
Setelah beberapa waktu, dia menyampaikan pada orang: “Sekarang di rumah saya, setiap orang mengaku sendiri ‘telah melakukan kesalahan’, makanya setiap hari suasananya harmonis dan bahagia.” Semua orang merasa heran mendengarnya dan menanyakan sebabnya, ternyata dia berkomunikasi dengan suami dan menyatakan penyesalannya: “Dulu saya kurang berpikir panjang, selalu ingin berebut benar salah, saya tidak berpikir kalau kamu sewaktu kerja telah memiliki beban pikiran dan harus menahan banyak hal yang tidak sesuai keinginan, sepulang ke rumah masih harus menghadapi diriku yang membuatmu marah, maka sulit dihindari kalau kamu juga ikut bersuara keras. Mulai sekarang kita seharusnya berkomunikasi dengan baik, agar anak-anak bisa belajar dengan tenang.”
Suaminya sangat terkejut mendengarnya, sebab istrinya tidak pernah mengaku salah, kenapa tiba-tiba berubah, lalu bertanya: “Apa yang terjadi pada dirimu?” Dia menjawab: “Setelah di Hualien mendengar perkataan Master, saya merasa dari awal diriku yang bersalah --- sebagai ibu rumah tangga sudah seharusnya lemah lembut dan perhatian, tolong bantu saya untuk menjadi seorang wanita yang lemah lembut.”
Suaminya sangat terharu dan berkata: “Di luar memang saya merasa sangat banyak dipersalahkan, namun kamu juga sudah bersusah payah, membereskan rumah sehingga demikian bersih dan menyenangkan, saya seharusnya berterima kasih padamu; hanya saja begitu melihat air mukamu, saya langsung menelan kembali kata-kata terima
kasih yang sudah ada di mulut, jadinya selalu sengaja mencari kesalahanmu. Sebetulnya, saya juga bersalah!”
Suami istri saling menyatakan bersalah, sejak itu begitu suami pulang kerja, istri akan menyambut dengan muka penuh senyuman, suami juga berbicara dengan suara halus dan lembut, mereka tidak pernah lagi merusak suasana harmonis di rumah. Anak-anak merasakan suasana rumah berubah menjadi damai dan harmonis, telinga mendengar suara suka cita dan mata melihat air muka yang damai, dengan sendirinya timbul rasa hormat kepada ayah ibu dan prestasi sekolah juga meningkat banyak.
Ibu ini berkata: “Sekarang kami sekeluarga adalah orang yang mau mengakui kesalahan, walau siapa pun yang sedikit lengah, akan terdengar perkataan ‘Mohon maaf karena berlaku kurang sopan’ Dengan demikian apakah masih akan ribut-ribut?”
Sebutir kelereng tidak akan memantul di atas selimut
Sebutir kelereng jika dilentingkan ke atas selimut, dia tidak akan memantul, namun jika bertemu dengan lantai papan yang keras, dia akan memantul semakin tinggi. Hubungan antar sesama manusia juga demikian, jika memiliki hati yang lemah lembut, biar menghadapi apa pun, tidak akan timbul perselisihan, kalau tiada perselisihan dalam keluarga, batin tentu damai tanpa kerisauan.
Ribut-ribut dengan suara keras adalah sikap yang menunjukkan tidak adanya perasaan malu, tidak mampu menjaga kondisi hati dengan baik, hanya tahu melihat kesalahan orang tanpa mau mengakui kesalahan diri sendiri, selalu ingin mencari benar salah, dengan semakin ribut membuat kerisauan juga semakin bertambah, batin yang kacau akan membuat kondisi semakin kacau dan menciptakan karma buruk; jika ingin menjadi orang yang benar-benar baik, kita harus menjaga kondisi batin dengan sebaik mungkin.
Label:
~Menjaga Hati Dengan baik~
01.48
MYSTERI PERNIKAHAN 6X3
SEBELUM BOBO:
6 MINGGU: SELAMAT BOBO SAYANG, MIMPI INDAH YA, MUACH
6 BULAN: TOLONG MATIIN LAMPUNYA, SILAU NIH.
6 TAHUN : KESANA-AN DONG KAMU TIDUR DEMPET2AN KAYAK MIKROLET GINI SIH?!
PAKAI TOILET:
6 MINGGU: NGGA APA-APA, KAMU DULUAN DEH, AKU NGGA BURU2 KOQ
6 BULAN: MASIH LAMA NGGA NIH?
6 TAHUN: BRUG! BRUG! BRUG! (SUARA PINTU DIGEDOR), KALO MAU BERTAPA DI GUNUNG KAWI SONO!
BALESIN SMS:
6 MINGGU: IYA SAYANG, BENTAR LAGI NYAMPE RUMAH KOQ, AKU BELI MARTABAK KESUKAANMU DULU YA
6 BULAN: MACET BANGET DI JALAN NIH
6 TAHUN: OKE, CEREWET!
BERMESRAAN:
6 MINGGU: I LOVE U, I LOVE U, I LOVE U.
6 BULAN: OF COURSE I LOVE U.
6 TAHUN : YA IYALAH!! KALAU AKU TIDAK CINTA KAMU, NGAPAIN NIKAH SAMA KAMU??
PULANG KERJA:
6 MINGGU: HONEY, AKU PULANG.
6 BULAN : I'M BACK
6 TAHUN : OOIII MBOK MASAK APA HARI INI??
HADIAH (ULANG TAHUN):
6 MINGGU : SAYANGKU, KUHARAP KAU MENYUKAI CINCIN YANG KUBELI
6 BULAN :AKU MEMBELI LUKISAN, NAMPAKNYA COCOK DENGAN SUASANA RUANG TENGAH
6 TAHUN : NIH DUITNYA, LOE BELI SENDIRI DEH YANG LOE MAU!
MASAKAN:
6 MINGGU: WAH, TAK KUSANGKA RASA MAKANAN INI BEGITU LEZAATTT...! !!
6 BULAN: KITA MAKAN APA MALAM INI??
6 TAHUN: HAH? MAKANAN INI LAGI?
MEMAAFKAN:
6 MINGGU: UDAH GAK APA-APA SAYANG, NANTI KITA BELI LAGI YA
6 BULAN: HATI-HATI! NANTI JATUH TUH.
6 TAHUN: KAMU GAK NGERTI2 YA DAH BERIBU2 KALI AKU BILANGIN!!!
BAJU BARU:
6 MINGGU: DUHAI KASIHKU, KAMU SEPERTI BIDADARI DENGAN PAKAIAN ITU
6 BULAN: LHO, KAMU BELI BAJU BARU LAGI?
6 TAHUN: BELI BAJU ITU HABIS BERAPA??
DIJALAN
6 MINGGU: ADUH JATUH YA YANG? HATI2 YANG
6 BULAN: HATI2 NANTI LUKA
6 TAHUN: DIMANA SIH MATA LO!
DI CAFE
6 MINGGU: SUAPIN DONG YANG
6 BULAN: BAGI SESUAP DONG
6 TAHUN: GAK PUNYA TANGAN APA MINTA DISUAPIN MULU
NOTE: DON'T BE LIKE THAT...!!!
6 MINGGU: SELAMAT BOBO SAYANG, MIMPI INDAH YA, MUACH
6 BULAN: TOLONG MATIIN LAMPUNYA, SILAU NIH.
6 TAHUN : KESANA-AN DONG KAMU TIDUR DEMPET2AN KAYAK MIKROLET GINI SIH?!
PAKAI TOILET:
6 MINGGU: NGGA APA-APA, KAMU DULUAN DEH, AKU NGGA BURU2 KOQ
6 BULAN: MASIH LAMA NGGA NIH?
6 TAHUN: BRUG! BRUG! BRUG! (SUARA PINTU DIGEDOR), KALO MAU BERTAPA DI GUNUNG KAWI SONO!
BALESIN SMS:
6 MINGGU: IYA SAYANG, BENTAR LAGI NYAMPE RUMAH KOQ, AKU BELI MARTABAK KESUKAANMU DULU YA
6 BULAN: MACET BANGET DI JALAN NIH
6 TAHUN: OKE, CEREWET!
BERMESRAAN:
6 MINGGU: I LOVE U, I LOVE U, I LOVE U.
6 BULAN: OF COURSE I LOVE U.
6 TAHUN : YA IYALAH!! KALAU AKU TIDAK CINTA KAMU, NGAPAIN NIKAH SAMA KAMU??
PULANG KERJA:
6 MINGGU: HONEY, AKU PULANG.
6 BULAN : I'M BACK
6 TAHUN : OOIII MBOK MASAK APA HARI INI??
HADIAH (ULANG TAHUN):
6 MINGGU : SAYANGKU, KUHARAP KAU MENYUKAI CINCIN YANG KUBELI
6 BULAN :AKU MEMBELI LUKISAN, NAMPAKNYA COCOK DENGAN SUASANA RUANG TENGAH
6 TAHUN : NIH DUITNYA, LOE BELI SENDIRI DEH YANG LOE MAU!
MASAKAN:
6 MINGGU: WAH, TAK KUSANGKA RASA MAKANAN INI BEGITU LEZAATTT...! !!
6 BULAN: KITA MAKAN APA MALAM INI??
6 TAHUN: HAH? MAKANAN INI LAGI?
MEMAAFKAN:
6 MINGGU: UDAH GAK APA-APA SAYANG, NANTI KITA BELI LAGI YA
6 BULAN: HATI-HATI! NANTI JATUH TUH.
6 TAHUN: KAMU GAK NGERTI2 YA DAH BERIBU2 KALI AKU BILANGIN!!!
BAJU BARU:
6 MINGGU: DUHAI KASIHKU, KAMU SEPERTI BIDADARI DENGAN PAKAIAN ITU
6 BULAN: LHO, KAMU BELI BAJU BARU LAGI?
6 TAHUN: BELI BAJU ITU HABIS BERAPA??
DIJALAN
6 MINGGU: ADUH JATUH YA YANG? HATI2 YANG
6 BULAN: HATI2 NANTI LUKA
6 TAHUN: DIMANA SIH MATA LO!
DI CAFE
6 MINGGU: SUAPIN DONG YANG
6 BULAN: BAGI SESUAP DONG
6 TAHUN: GAK PUNYA TANGAN APA MINTA DISUAPIN MULU
NOTE: DON'T BE LIKE THAT...!!!
Label:
~MYSTERI PERNIKAHAN 6X3~
01.47
Bersyukur
Penjual daging melihat seekor anjing ditokonya & mengusirnya,..tp anjing itu kembali lg, ia menghampiri anjing itu & melihat ada catatan dimulutnya : "Tolong sediakan 12 sosis, uangnya dimulut anjing ini. Sipenjual melihat ada uang 10$, diambilnya uang itu, ia memasukkan sosis kekantung plastik & diletakkan dimulut anjing itu. Sipenjual sgt terkesan.
Kebetulan saat itu wkt tutup toko, ia menutup toko & mengikuti si anjing yg berjalan ketempat penyeberangan. Si anjing meletakkan plastiknya, melompat & menekan tombol penyeberangan, kemudian menunggu lampu hijau & ia menyeberang. Anjing tsb sampai dihalte bus & melihat Papan informasi kemudian duduk. Sebuah bus dtg, si anjing melihat no bus, kemudian kembali duduk. Bus lain dtg, yakin bus benar, si anjing naik! Sipenjual kagum mengikuti anjing itu. Akhirnya si anjing berjalan kedepan, ia berdiri dgn 2kakinya & menekan tombol agar bus berhenti. Kemudian ia keluar & berhenti depan rumah & meletakkan kantung plastik. Kemudian ia membenturkan dirinya kepintu rumah tsb.
Sipenjual melihat seorang pria membuka pintu & langsung memukuli menendang serta menyumpahi anjing tsb! Sipenjual berlari utk menghentikan pria tsb,
"Apa yg kau lakukan? Anjing ini sangat jenius"...Pria itu menjawab: "Kau bilang anjing ini pintar? Dlm minggu ini sdh 2x anjing ini lupa membawa kunci!!"
Mungkin hal serupa sering terjadi dikehidupan kita. Sesuatu yg bg kita tdk memuaskan, mungkin sesuatu yg sgt luar biasa bg org lain.
Yang membedakan hanyalah seberapa besar penghargaan kita. Pemilik anjing tdk menghargai kemampuan si anjing & hanya terfokus pd kesalahannya! Sebaliknya, pemilik toko menganggap anjing tsb luar biasa pintar!
Kita tdk menyadari bhw setiap harinya kita punya 2 pilihan,..hendak mengeluh atas berbagai hal yg krg memuaskan,..atau bersyukur atas berbagai karunia yg telah kita terima..?
Kebetulan saat itu wkt tutup toko, ia menutup toko & mengikuti si anjing yg berjalan ketempat penyeberangan. Si anjing meletakkan plastiknya, melompat & menekan tombol penyeberangan, kemudian menunggu lampu hijau & ia menyeberang. Anjing tsb sampai dihalte bus & melihat Papan informasi kemudian duduk. Sebuah bus dtg, si anjing melihat no bus, kemudian kembali duduk. Bus lain dtg, yakin bus benar, si anjing naik! Sipenjual kagum mengikuti anjing itu. Akhirnya si anjing berjalan kedepan, ia berdiri dgn 2kakinya & menekan tombol agar bus berhenti. Kemudian ia keluar & berhenti depan rumah & meletakkan kantung plastik. Kemudian ia membenturkan dirinya kepintu rumah tsb.
Sipenjual melihat seorang pria membuka pintu & langsung memukuli menendang serta menyumpahi anjing tsb! Sipenjual berlari utk menghentikan pria tsb,
"Apa yg kau lakukan? Anjing ini sangat jenius"...Pria itu menjawab: "Kau bilang anjing ini pintar? Dlm minggu ini sdh 2x anjing ini lupa membawa kunci!!"
Mungkin hal serupa sering terjadi dikehidupan kita. Sesuatu yg bg kita tdk memuaskan, mungkin sesuatu yg sgt luar biasa bg org lain.
Yang membedakan hanyalah seberapa besar penghargaan kita. Pemilik anjing tdk menghargai kemampuan si anjing & hanya terfokus pd kesalahannya! Sebaliknya, pemilik toko menganggap anjing tsb luar biasa pintar!
Kita tdk menyadari bhw setiap harinya kita punya 2 pilihan,..hendak mengeluh atas berbagai hal yg krg memuaskan,..atau bersyukur atas berbagai karunia yg telah kita terima..?
Label:
~Bersyukur~
01.46
Jangan mudah menghakimi keadaan orang lain
Ada seorang petani miskin memiliki seekor kuda putih yang sangat cantik & gagah !!
Suatu hari, seorang saudagar kaya ingin membeli kuda itu & menawarkan harga yang sangat tinggi. Sayang si petani miskin itu tidak menjualnya.
Teman-2 nya menyayangkan & mengejek dia krn tdk menjual kudanya itu.
Keesokan hari nya, kuda itu hilang dari kandangnya, maka teman-temannya berkata : "Sungguh jelek nasibmu, padahal klo kemarin dijual kamu kaya, sekarang kudamu sudah hilang".
Si petani miskin hanya diam saja ....
Beberapa hari kemudian, kuda si petani kembali bersama 5 ekor kuda lainnya. Lalu teman-temannya berkata : "Wah beruntung sekali nasibmu, ternyata kudamu membawa keberuntungan".
Si petani hanya diam saja ....
Beberapa hari kemudian, anak si petani yang sedang melatih kuda-kuda baru mereka, terjatuh & kakinya patah !!
Teman2 nya berkata : "Rupanya kuda-kuda itu membawa sial, lihat sekarang anakmu kakinya patah".
Si petani tetap diam tanpa komentar ....
Seminggu kemudian terjadi peperangan di wilayah itu.
Semua anak muda di desa dipaksa untuk berperang, kecuali si anak petani karena tidak bisa berjalan. Teman-temannya mendatangi si petani sambil menangis : "Beruntung sekali nasibmu karena anakmu tidak ikut berperang, kami harus kehilangan anak-anak kami !!"
Si petani kemudian berkomentar : "Janganlah terlalu cepat membuat kesimpulan dengan mengatakan nasib baik atau jelek, semuanya adalah suatu rangkaian proses. Syukuri & terimalah keadaan yang terjadi saat ini !!
Apa yg kelihatan baik hari ini belum tentu baik utk hari esok.
Apa yg buruk hari ini belum tentu buruk utk hari esok.
Yang PASTI .... Tuhan paling tau yg terbaik buat kita.
Lakukan apa yang menjadi tugas kita (Mengucap Syukur) selanjutnya biarkan Allah melakukan juga apa yang menjadi bagiannya dalam hidup kita...
KEEP YOUR SPIRIT and GBU ALL TIME. :)
Suatu hari, seorang saudagar kaya ingin membeli kuda itu & menawarkan harga yang sangat tinggi. Sayang si petani miskin itu tidak menjualnya.
Teman-2 nya menyayangkan & mengejek dia krn tdk menjual kudanya itu.
Keesokan hari nya, kuda itu hilang dari kandangnya, maka teman-temannya berkata : "Sungguh jelek nasibmu, padahal klo kemarin dijual kamu kaya, sekarang kudamu sudah hilang".
Si petani miskin hanya diam saja ....
Beberapa hari kemudian, kuda si petani kembali bersama 5 ekor kuda lainnya. Lalu teman-temannya berkata : "Wah beruntung sekali nasibmu, ternyata kudamu membawa keberuntungan".
Si petani hanya diam saja ....
Beberapa hari kemudian, anak si petani yang sedang melatih kuda-kuda baru mereka, terjatuh & kakinya patah !!
Teman2 nya berkata : "Rupanya kuda-kuda itu membawa sial, lihat sekarang anakmu kakinya patah".
Si petani tetap diam tanpa komentar ....
Seminggu kemudian terjadi peperangan di wilayah itu.
Semua anak muda di desa dipaksa untuk berperang, kecuali si anak petani karena tidak bisa berjalan. Teman-temannya mendatangi si petani sambil menangis : "Beruntung sekali nasibmu karena anakmu tidak ikut berperang, kami harus kehilangan anak-anak kami !!"
Si petani kemudian berkomentar : "Janganlah terlalu cepat membuat kesimpulan dengan mengatakan nasib baik atau jelek, semuanya adalah suatu rangkaian proses. Syukuri & terimalah keadaan yang terjadi saat ini !!
Apa yg kelihatan baik hari ini belum tentu baik utk hari esok.
Apa yg buruk hari ini belum tentu buruk utk hari esok.
Yang PASTI .... Tuhan paling tau yg terbaik buat kita.
Lakukan apa yang menjadi tugas kita (Mengucap Syukur) selanjutnya biarkan Allah melakukan juga apa yang menjadi bagiannya dalam hidup kita...
KEEP YOUR SPIRIT and GBU ALL TIME. :)
01.45
7 Peraturan2 Emas dalam Kehidupan
1st :
Jangan biarkan seseorang menjadi prioritas dalam hidupmu, ketika kamu hanya menjadi pilihan untuk hidupnya, hubungan berjalan dengan baik ketika itu smua seimbang
Jangan biarkan seseorang menjadi prioritas dalam hidupmu, ketika kamu hanya menjadi pilihan untuk hidupnya, hubungan berjalan dengan baik ketika itu smua seimbang
2nd:
Jangan menjelaskan diri pribadi kita ke orang lain, karena orang yang menyukaimu tidak perlu itu dan orang yang tidak menyukaimu tidak akan mempercayainya´
3rd:
Ketika kamu berkata sibuk, maka kamu tidak akan bebas,
Ketika kamu berkata tidak punya waktu, maka kamu tidak akan punya waktu,
ketika kamu berkata akan melakukan perbuatan itu besok, maka hari esok tidak akan datang(jangan menunda-nunda pekerjaan)´
4th:
Ketika kita bangun di pagi hari, kita punya 2 pilihan sederhana, kembali tidur dan bermimpi atau bangun dan mengejar mimpimu. Pilihan sepenuhnya milikmu!! ´
5th:
Kita membuat mereka (yang peduli kepada kita) menangis
Kita menangis untuk seseorang yang tidak memperdulikan kita,
dan kita peduli kepada seseorang yang tidak pernah menangis buat kita itulah kenyataan kehidupan, aneh tapi nyata. sekali kamu menyadarinya, semuanya belum terlambat untuk berubah
6th:
jangan membuat janji ketika kau senang, jangan membalas kata2 ketika kau sedang sedih, jangan ambil keputusan ketika kau marah. berpikir dua kali dan bertindaklah dua kali´
7th:
waktu seperti sungai, kamu tidak bisa menyentuh air yang sama untuk kedua kalinya, karena air yang telah mengalir akan terus berlalu dan tidak akan pernah kembali.
in english 7 words 2 change your life is:
1.Change
2.Choice
3.Truth
4.Trust
5.Ask
6.Decide
7.Risk
Jangan menjelaskan diri pribadi kita ke orang lain, karena orang yang menyukaimu tidak perlu itu dan orang yang tidak menyukaimu tidak akan mempercayainya´
3rd:
Ketika kamu berkata sibuk, maka kamu tidak akan bebas,
Ketika kamu berkata tidak punya waktu, maka kamu tidak akan punya waktu,
ketika kamu berkata akan melakukan perbuatan itu besok, maka hari esok tidak akan datang(jangan menunda-nunda pekerjaan)´
4th:
Ketika kita bangun di pagi hari, kita punya 2 pilihan sederhana, kembali tidur dan bermimpi atau bangun dan mengejar mimpimu. Pilihan sepenuhnya milikmu!! ´
5th:
Kita membuat mereka (yang peduli kepada kita) menangis
Kita menangis untuk seseorang yang tidak memperdulikan kita,
dan kita peduli kepada seseorang yang tidak pernah menangis buat kita itulah kenyataan kehidupan, aneh tapi nyata. sekali kamu menyadarinya, semuanya belum terlambat untuk berubah
6th:
jangan membuat janji ketika kau senang, jangan membalas kata2 ketika kau sedang sedih, jangan ambil keputusan ketika kau marah. berpikir dua kali dan bertindaklah dua kali´
7th:
waktu seperti sungai, kamu tidak bisa menyentuh air yang sama untuk kedua kalinya, karena air yang telah mengalir akan terus berlalu dan tidak akan pernah kembali.
in english 7 words 2 change your life is:
1.Change
2.Choice
3.Truth
4.Trust
5.Ask
6.Decide
7.Risk
Diberdayakan oleh Blogger.





