Latest Post
Tampilkan postingan dengan label kumpulan cerita inspirasi dan motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kumpulan cerita inspirasi dan motivasi. Tampilkan semua postingan

Batu Kecil

Written By Regina Kim on Rabu, 25 April 2012 | 21.56

Seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya.
Pekerja itu berteriak-teriak, tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja.

Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang yang ada di bawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan temannya. Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu
lalu bekerja kembali.

Tak Sesulit yang Anda Bayangkan

Di sebuah ladang terdapat sebongkah batu yang amat besar. Dan seorang petani tua selama bertahun-tahun membajak tanah yang ada di sekeliling batu besar itu. Sudah cukup banyak mata bajak yang pecah gara-gara membajak di sekitar batu itu. Padi-padi yang ditanam di sekitar batu itu pun tumbuh tidak baik.

Hari ini mata bajaknya pecah lagi. Ia lalu memikirkan bahwa semua kesulitan yang dialaminya disebabkan oleh batu besar ini. Lalu ia memutuskan untuk melakukan sesuatu pada batu itu. Lalu ia mengambil linggis dan mulai menggali lubang di bawah


Mujur atau Malang?

Written By Regina Kim on Rabu, 21 Maret 2012 | 22.34

Ada sebuah cerita Cina kuno tentang seorang laki-laki tua yang sikapnya dalam memandang kehidupan berbeda sama sekali dengan orang-orang lain di desanya.

Rupanya laki-laki tua ini hanya mempunyai seekor kuda, dan pada suatu hari kudanya kabur. Para tetangganya datang dan menaruh belas kasihan kepadanya, mengatakan kepadanya betapa mereka ikut sedih karena kemalangan yang menimpanya.

Jawabannya membuat mereka heran.

Kentang

Seorang Ibu Guru taman kanak-kanak (TK) mengadakan sebuah ”permainan”.

Ibu Guru menyuruh tiap muridnya membawa kantong plastik transparan 1 buah dan kentang. Masing-masing kentang tersebut diberi nama berdasarkan nama orang yang dibenci, sehingga jumlah kentangnya tidak ditentukan berapa.... tergantung jumlah orang-orang yang dibenci.

Pada hari yang disepakati masing-masing murid membawa kentang dalam kantong plastik. Ada yang berjumlah 2, ada yang 3 bahkan ada yang 5. Seperti perintah guru mereka tiap-tiap kentang diberi nama sesuai nama orang yang dibenci. Murid-murid harus membawa kantong plastik berisi kentang tersebut kemana saja mereka pergi, bahkan ke toilet sekalipun, selama 1 minggu.

Tiga Pintu Kebijaksanaan

Written By Regina Kim on Kamis, 08 Maret 2012 | 21.27

Seorang Raja, mempunyai anak tunggal yg pemberani, terampil dan pintar. Untuk menyempurnakan pengetahuannya, ia mengirimnya kepada seorang pertapa bijaksana.

"Berikanlah pencerahan padaku tentang Jalan Hidupku" Sang Pangeran meminta.

"Kata-kataku akan memudar laksana jejak kakimu di atas pasir", ujar Pertapa.

"Saya akan berikan petunjuk padamu, di Jalan Hidupmu engkau akan menemui 3 pintu. Bacalah kata-kata yang tertulis di setiap pintu dan ikuti kata hatimu."

~Renungan, Kemana Kita Melangkah~

Written By Regina Kim on Selasa, 12 Juli 2011 | 18.51

Dimana kita berdiri tidaklah terlalu penting, yang penting kemana kita akan melangkah selanjutnya 

Siapa diri kita sekarang juga tidak terlalu penting, yang penting adalah apa yang akan kita tuju dan kita mau menjadi siapa dan dengan pribadi yang bagaimana. 

Dari siapa dan dimana kita dilahirkan tidaklah terlalu penting, yang penting apakah kita bisa menjadi anak yang berbakti dan selanjutnya kemana kita akan mengarahkan hidup kita ini . 

Masa lalu itu sudah lewat jadi tidaklah penting,yang penting hari ini apa yang akan kamu lakukan untuk menyongsong hari esok agar lebih baik. 

Bagaimana cara orang menilai diri kita tidaklah penting, yang penting adalah bagaimana kita memandang dan menghargai orang lain dan bagaimana kita menempatkan diri diantara orang lain, yang Terpenting adalah bagaimana kita membuat diri kita bisa dihargai . 

Bisakah kita menyadikan diri kita untuk bisa dipercaya, karena berapa besar kepercayaan yang akan kita terima sangat ditentukan oleh berapa besar kejujuran dan kredibilitas kita. 

Ibaratnya buah yang akan kita petik, buah itu sangat ditentukan oleh bagaimana kita menanam dan merawat pohonnya.

Bagaimana sekarang diri kita berproses, inilah yang akan menentukan hasil akhir dari semuanya. 

Semoga Berguna dan menambah wawasan kita
Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Creating Website | Kisah Motivasi Hidup | Kisah Motivasi Hidup
Copyright © 2011. Kisah Motivasi Hidup - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kisah Motivasi Hidup
Proudly powered by Blogger