Elizabeth Kenny, seorang perawat yang menciptakan Kenny Methods untuk perawatan penderita polio, suatu hari bertemu dengan sahabatnya, sesama perawat yang sedang marah-marah. Elizabeth tahu beban-beban pekerjaan temannya tersebut, tetapi ia berusaha menasihati supaya temannya tersebut dapat menjaga emosinya. “Ayolah, berusahalah tetap riang dan tersenyum,” kata Elisabeth.
Dengan nada yang masih agak kesal, temannya berkata, “Mudah bagimu untuk mengatakannya. Dengan beban sebanyak ini bagaimana saya nggak marah-marah tiap hari! Namun, saya sendiri bingung, bagaimana caranya kamu bisa menjaga dirimu supaya tetap tersenyum?”
Dengan nada yang masih agak kesal, temannya berkata, “Mudah bagimu untuk mengatakannya. Dengan beban sebanyak ini bagaimana saya nggak marah-marah tiap hari! Namun, saya sendiri bingung, bagaimana caranya kamu bisa menjaga dirimu supaya tetap tersenyum?”
