Latest Post

4 Ekor Binatang

Written By Regina Kim on Rabu, 11 April 2012 | 23.54

Dalam sebuah kapal ada 4 ekor hewan yang menemani seorang nahkoda. Hewan itu ialah ayam, gajah, harimau dan tikus. Suatu hari keempat hewan itu berkumpul dan menceritakan kehebatan masing-masing.

Kata Ayam : "Aku selalu memberi telur kepada nahkoda kita. Berkat aku, dia dapat makan enak dan bergizi."

Gajahpun tak mau kalah "Aku kuat, aku selalu membantu nahkoda kita untuk mengangkat barang-barang berat."

Pikiran dan Perasaan

Written By Regina Kim on Selasa, 10 April 2012 | 23.17

Suasana awan dapat berubah setiap hari.
Dapat menjadi mendung juga cerah.
Sama seperti perasaan.
Terkadang senang, kadang kecewa.
Terkadang tertawa, kadang menangis.
Setiap saat dapat berubah.
Perasaan dapat dibuat oleh pikiran.
Pikiran bahagia, perasaan bahagia.
Pikiran menderita, perasaan menderita.
Dimana pun berada, pikiran selalu ada.
Hanya melatih pikiran,


Perasaan akan sulit berubah.
Tersenyum ketika bahagia,
Tersenyum ketika sedih.
Tersenyum menyadari ketidakkekalan.
Sadar akan segala kondisi yang selalu ada.
Segala sesuatu itu berubah,
dan tak ada yang tidak berubah.
Pikiran akan menentukan perasaan.

Indahnya Kehidupan

Lahir sebagai manusia adalah berkah.
Walaupun di dunia banyak penderitaan,
namun juga banyak kebahagiaan.
Semua yang ada hanya ilusi.
Semua yang ada hanya sementara.
Semua yang ada adalah tidak ada.
Ketika semua berakhir,
hanya ada satu kebenaran.
Kebaikan akan pikiran, ucapan, dan perbuatan,
akan selalu melindungi kebenaran.
Tak ada yang perlu dicari.


Belajar untuk melepas semua hal.
Belajar untuk mengenal diri sendiri.
Belajar untuk mengenal semua makhluk.
Semuanya sama...tak ada yang berbeda.
Semua memiliki cinta dan semua ingin dicintai.
Belajarlah mencintai dengan tulus.
Tanpa syarat...tanpa imbalan.
Dengan begitu,
Hidup menjadi lebih bermakna,
Dan Hidup menjadi lebih Indah.

Tuhan, Takdir dan Setan

Ada seorang pemuda yang mencari seorang guru agama, pemuka agama atau siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya sang pemuda itu menemukan seorang bijaksana.

Pemuda : Anda siapa? Bisakah menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?

Bijaksana : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda.

P : Anda yakin? Sedang profesor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya.

Aevo, si Pendaki Gunung

Written By Regina Kim on Senin, 09 April 2012 | 22.28

Bercerita tentang seorang pendaki gunung yang bernama Aevo, yang memaknai hidup dari perjuangan yang dia lakukan. Hampir seluruh waktu dalam hidupnya dipakai untuk menaklukkan gunung-gunung yang menjulang tinggi, hanya untuk melihat pemandangan mana yang terindah. Semakinn tinggi gunung yang dia taklukkan, semakin indah pemandangan yang ia dapatkan. Hingga pada suatu kesempatan,Aevo memutuskan untuk mendaki sebuah gunung yang amat tinggi. Aevo merasa itulah gunung tertinggi yang pernah ia hadapi. Dalam hati Aevo ada ketakutan,hal yang selalu datang dalam hatinya setiap akan mendaki sebuah gunung. Seperti biasa pula, Aevo berusaha menenangkan hatinya.

Telinga Untuk Kamu

Written By Regina Kim on Minggu, 08 April 2012 | 21.40

"Bisa saya melihat bayi saya?" pinta seorang ibu yang baru melahirkan penuh kebahagiaan. Ketika gendongan itu berpindah ke tangannya dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki yang mungil itu, ibu itu menahan nafasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang kearah luar jendela rumah sakit. Bayi itu dilahirkan tanpa kedua belah telinga.
Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Creating Website | Kisah Motivasi Hidup | Kisah Motivasi Hidup
Copyright © 2011. Kisah Motivasi Hidup - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Kisah Motivasi Hidup
Proudly powered by Blogger